IPTEK
Karena Merawat Komputer itu Perlu
Judul yang nyleneh yang baru kali ini aku sampaikan. Seperti tertera pada judul diatas, mungkin semuanya sudah tahu bahwa merawat komputer itu perlu, namun banyak pula yang tidak melakukannya.
Bany…
Judul yang nyleneh yang baru kali ini aku sampaikan. Seperti tertera pada judul diatas, mungkin semuanya sudah tahu bahwa merawat komputer itu perlu, namun banyak pula yang tidak melakukannya.
Banyak orang yang tidak merawat komputer dengan alasan tidak punya waktu, karena awam komputer (newbie), takut dan sebagainya. Padahal banyak artikel-artikel di internet tentang cara merawat komputer, akan tetapi yang terbuka tiap hari adalah situs Facebook.com, twitter.com, dan jejaring sosial lainnya. Ck..ck..ck.
Trus dengan pengetahuan awamnya itu pula setiap komputer merasa lelet sediki langsung dibawa ko toko konputer terdekat dan mengeluh "Komputerku lelet kena virus". Busyeeet..... Mungkin hanya teknisi komputer yang tak peduli atau bisa dibilang kurangnya Quality Control jadi ya ngikut aja kemauan pelanggan. Alhasil meskipun pekerjaan rampung tpi untuk performa komputer jadi menurun. Itu baru satu problem belum problem problem lain seperti di bawah ini:
Beberapa akibat dari kelalaian dalam merawat komputer :
- PC jadi kotor, menjadi sarang debu. Biasanya berlangsung sangat lama sekitar 2-3 tahun tanpa perawatan.
- Performa PC menjadi menurun.
- Beberapa hardware bisa mengalami kendala atau bahkan kerusakan.
Dan apabila kita melakukan perawatan rutin maka komputer tersebut akan :
- PC menjadi lebih bersih dan nampak masih baru.
- Performa PC stabil seperti pada saat pembelian baru.
- Memperlambat hardware yang rusak.
- Irit, tidak banyak mengeluarkan uang hanya untuk biaya servise.
Nah, dari keterangan di atas pasti ingin tahu bagaimana cara merawat komputer lebih lanjut. Kalau begitu ikuti langkah-langkahnya.
Beberapa hal penting saat kita akan melakukan Cleaning (Perawatan Hardware):
-.Menyiapkan alat-alat perawatan seperti: kuas, Contact Cleaner (pelumas), Kain serbet dan lain sebagainya.
- Dilakukan komputer dalam keadaan mati (tidak digunakan untuk aktivitas lainnya)
- Lebih baik dilakukan pada siang hari atau saat matahari masih bersinar.
Alat-alat yang dibutuhkan itu sangat murah, dan bisa terjamah oleh semua golongan.
- Kuas
- Contact Cleaner
- Kain serbet
- Obeng
Nah kalau sudah tahu alatnya tinggal bagaimana caranya kita melakukan perawatan tersebut. Caranya yang pertama adalah buka tutup kasing komputer ( tutup kiri dan kanan) dengan melepaskan baut yang mengunci pada belakang komputer atau yang terletak bersamaan pada panel I/O komputer. Itu lho yang pada posisi belakang di mana kabel listrik dan kabel lainnya tertancap. Nah kalau sudah dibongkar kita bisa mengetahui isi dari kasing tersebut. Ada power supply, Hardisk, CD/DVD-ROM (bila ada), ada Floppy drive juga (bila punya) dan ada motherboard yang menempel pada kasing.
Sebelum kita menyentuh barang-barang tersebut kita bisa memeriksa di sekeliling kawasan kasing itu. Apakah terdapat banyak debu atau tidak. Bila tidak maka mata kita lebih baik menyorot pada peralatan lain yang sekiranya banyak debunya. Sedangkan bila terdapat debu bahkan banyak sekali hingga komputer bak terkena salju emas, kita langsung membongkar hardware lain yang menempel pada kasing itu.
Langkah pertama yaitu dengan melepaskan Hardisk yang menempel pada kasing. Sebelum melepas baut kita harus melepaskan kabel-kabel yang tertancap pada hardisk itu. Hati-hati dalam mencabutnya karena bila kabel itu cacat maka kita tidak bisa membuat hardisk konslet. Setelah melepas kabel hardisk, baru kita melepas bautnya dan mengeluarkan hardisk yang menempel pada kasing tersebut.
Langkah kedua yaitu melepas floppy drive. Caranya sama dengan langkah yang pertama. Dan apabila tidak punya aau tidak terpasang floppy drive bisa dilanjutkan dengan langkah ketiga
Langkah ketiga yaitu dengan melepas CD/DVD-ROM. Caranya juga sama dengan langkah yang pertama dan kedua.
Langkah keempat yaitu dengan melepas kabel kabel yang terpasang pada motherboard. Sebelum melepas harus mengetahui hal-hal penting saat melepas kabel tersebut
-Baca buku petunjuk atau User Manual
- Usahakan ingat dimana kabel itu tertancapkan, kalau kebalik bisa mengakibatkan konslet
- Catat / gambar skema dimana kabel itu terpasang. Hal ini untuk menghindari salah tancap saat masang.
- Hati-hati terhadap kabel tak bernama.
Terkadang ada kabel yang tidak dilabeli sehingga membuat bingung ini kabel milik siapa. Untuk mengetahuinya dengan mengurutkan kabel tersebut sampai ke ujung dimana kabel itu menempel pada kasing atau mainboard.
-Hati-hati terhadap Panel Mainboard yang tak bernama
Ini juga penting sebelum mencabut kabel, karena bila ada motherboard yang panelnya itu tak berlabel bisa membuat bingung para penggunanya. Karena bila salah memasukkan kabel itu bisa mengakibatkan konslet. Biasanya si untuk keterangan panel tersebut terdapat pada Buku petunjuk saat kita membeli motherboard baru. Dan apabila buku tersebu sudah lenyap/hilang. Kita bisa mengakalinya dengan mengurutkan kabel tersebut dari ujung yang menempel pada kasing ke ujung yang menempel pada motherboard. Disitulah kita tahu apakah panel itu milik kabel Power, ataukah reset, ataukah kabel indikator lampu, bisa juga milik kabel USB atau kabel Audio. Nah kalau proses pengurutan sudah selesai baru dicatat dan digambar skema tersebut.
Langkah kelimanya yaitu dengan melepas baut-baiut yang mengunci pada Mainboard/motherboard. Ingat cek seluruh baut yang menempel pada mainboard, karena bila tertinggal salah satu saja bisa mengakibatkan mainboard patah apabila dipaksa dikeluarkan. Satu lagi ingat juga periferal pendukung yang menempel pada motherboard seperti VGA card atau auido Card. Lebih baik lepas dahulu sebelum melepas baut yang menempel pada mainboard.
Nah kalau setelah dilepas semua berarti kasing hanya menyisakan satu yaitu Power Supply. Lanjutkan langkah keenam yaitu dengan melepaskan power supplynya. Setelah lepas baru kita membersihkan debu itu dengan kuas atau sapu (yang berada pada kasing). Disapu sampai debu itu hilang dan tidak melekat pada Kasing. Anda juga bisa membersihkan area kasing dengan kain serbet/lap.
Langkah ketuju sama dengan langkah keenam yaitu membersihkan semua perangkat hardware yang telah dilepas dengan kuas hingga bersih. Khusus untuk RAM dan Motherboard, lebih baik gunakan Contact Cleaner terlebih dahulu setelah itu baru dikuas kembali. Untuk RAM beri contact cleaner pada lempengan kuning yang berada pada kakinya. Untuk Maimboard pada area belakangnya biar tidak ada debu yang melekat. Bisa juga pada area depan disemprotkan contact cleaner.
Nah kalau setelah dilepas semua berarti kasing hanya menyisakan satu yaitu Power Supply. Lanjutkan langkah keenam yaitu dengan melepaskan power supplynya. Setelah lepas baru kita membersihkan debu itu dengan kuas atau sapu (yang berada pada kasing). Disapu sampai debu itu hilang dan tidak melekat pada Kasing. Anda juga bisa membersihkan area kasing dengan kain serbet/lap.
Langkah ketuju sama dengan langkah keenam yaitu membersihkan semua perangkat hardware yang telah dilepas dengan kuas hingga bersih. Khusus untuk RAM dan Motherboard, lebih baik gunakan Contact Cleaner terlebih dahulu setelah itu baru dikuas kembali. Untuk RAM beri contact cleaner pada lempengan kuning yang berada pada kakinya. Untuk Maimboard pada area belakangnya biar tidak ada debu yang melekat. Bisa juga pada area depan disemprotkan contact cleaner.
Oh ya lupa, kipas prosesor juga dibersihkan dengan cara dikuas terlebih dahulu. Tpi sebelum itu dilepas kipas itu yang menempel pada mainboard. Dan dikasih pasta saat mau memasang kembali biar prosesor menjadi lebih dingin.
Setelah semuanya bersih, pasang kembali dan tunggu sampai kering. Setelah itu ujicoba hasilnya. Apakah performa itu menjadi lebih cepat?
Oh ya satu lagi. Alangkah lebih baik bila didampingi oleh orang yang lebih berpengalaman di bidang ini.
Oh ya satu lagi. Alangkah lebih baik bila didampingi oleh orang yang lebih berpengalaman di bidang ini.
Gambar: Membersihkan Komputer dengan mesin Compressor
::Selamat Mencoba ::


