Umum
Keinginan VS Tanggung Jawab
Maaf sebelumnya lama sekali tidak posting di blog. Karena beberapa kesibukan kerja dan kuliah juga sakit tak kunjung sembuh. Sehingga mampu menyebabkan kelupaan. Hehehe..... Alibi yang tak sempruna X…
Maaf sebelumnya lama sekali tidak posting di blog. Karena beberapa kesibukan kerja dan kuliah juga sakit tak kunjung sembuh. Sehingga mampu menyebabkan kelupaan. Hehehe..... Alibi yang tak sempruna XD.
Nah kali ini saya akan mempostingkan sesuatu hal yang simpel namun penuh dengan pergelutan di hati. Yaitu sebuah Keinginan melawan Tanggung Jawab. Mau tak mau pasti dalam kehidupan kita pernah mengalami hal ini. Bagaimanakah rasanya apabila hal itu terjadi disaat bersamaan? Pasti bingung memilihnya kan? kalau begitu sama dengan saya. Hahahaha.
Disini saya hanya akan curhat sedikit tentang keinginan dan tanggung jawab. Keinginan adalah sebuah rasa yang timbul dari dalam hati yang dipicu sebuah emosi setelah melihat atau mendengar sesuatu. contoh sederhana adalah Pada panasnya siang ini, terlihat sosok seseorang dengan gerobak yang diparkirkan di pinggir jalanan dekat pohon rindang. Sosok itu menjualkan sesuatu yang sangat menarik, yaitu ES Cream. Pasti dalam pikiran ingin membeli es cream itu. Nah, akibat dari melihat hal itu saja sudah memberikan sebuah perasaan emosi (membujuk dan mendorong) untuk membeli es cream. Hal itulah yang disebut keinginan. Sedangkan Tanggung Jawab adalah sebuah rasa yang timbul karena kesadaran diri sehingga mendorong untuk melakukan perbuatan yang bisa dibilang sebagai tindakan mulia. Contoh sederhana lagi adalah Seseorang itu ingin membeli es cream, tpi sayang uang yang dibawanya adalah bukan uangnya melainkan uang orang tua yang diperuntukkan membeli materai yang letaknya tak jauh dari penjual es cream. Dari contoh itu jelaslah sudah maksud dari tanggung jawab.
Hal-hal yang berkaitan tentang Keinginan dan Tanggung Jawab.
Keinginan itu :
Disini ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat rasa keinginan dan tanggung jawab itu muncul bersama (menurut aku lho).
Artikel ini hanya tidak merujuk pada buku ataupun lainnya. Artikel ini hanyalah sebuah unek-unek pribadi yang pernah ngalamin hal semacam ini. Jadi apabila ada kesalahan dari artikel ini saya mohon maaf.
Nah kali ini saya akan mempostingkan sesuatu hal yang simpel namun penuh dengan pergelutan di hati. Yaitu sebuah Keinginan melawan Tanggung Jawab. Mau tak mau pasti dalam kehidupan kita pernah mengalami hal ini. Bagaimanakah rasanya apabila hal itu terjadi disaat bersamaan? Pasti bingung memilihnya kan? kalau begitu sama dengan saya. Hahahaha.
Disini saya hanya akan curhat sedikit tentang keinginan dan tanggung jawab. Keinginan adalah sebuah rasa yang timbul dari dalam hati yang dipicu sebuah emosi setelah melihat atau mendengar sesuatu. contoh sederhana adalah Pada panasnya siang ini, terlihat sosok seseorang dengan gerobak yang diparkirkan di pinggir jalanan dekat pohon rindang. Sosok itu menjualkan sesuatu yang sangat menarik, yaitu ES Cream. Pasti dalam pikiran ingin membeli es cream itu. Nah, akibat dari melihat hal itu saja sudah memberikan sebuah perasaan emosi (membujuk dan mendorong) untuk membeli es cream. Hal itulah yang disebut keinginan. Sedangkan Tanggung Jawab adalah sebuah rasa yang timbul karena kesadaran diri sehingga mendorong untuk melakukan perbuatan yang bisa dibilang sebagai tindakan mulia. Contoh sederhana lagi adalah Seseorang itu ingin membeli es cream, tpi sayang uang yang dibawanya adalah bukan uangnya melainkan uang orang tua yang diperuntukkan membeli materai yang letaknya tak jauh dari penjual es cream. Dari contoh itu jelaslah sudah maksud dari tanggung jawab.
Hal-hal yang berkaitan tentang Keinginan dan Tanggung Jawab.
Keinginan itu :
- Didasari emosi
- Bersifat sesaat (artinya dapat berubah-ubah)
- Sumbernya pada penglihatan maupun pendengaran
- Didasari pada kesadaran
- Sifatnya tergantung penanaman kesadaran dalam hati. Artinya tanggung jawab itu tergantung kesadaran kita. Apabila kita sadar bahwa itu adalah sebuah tanggung jawab maka otomatis akan dilakukan
- Sumbernya pada hati
Disini ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat rasa keinginan dan tanggung jawab itu muncul bersama (menurut aku lho).
- Pada saat rasa "Ingin" itu muncul. Maka yang perlu diperhatikan adalah proses setelahnya. Apakah setelah mendapatkan rasa "Ingin" itu dapat bermanfaat kelak atau cuman sifatnya sementara? artinya hanya 1 kali kerja (sekali pakai).
- Efek rasa "Ingin" itu apakah positif ataupun negatif? apabila efek negatif lebih baik buang rasa itu jauh-jauh meskipun terkadang sangat menyakitkan hati.
- Saat melakoni tanggung jawab itu apakah benar mampu ataupun tidak? kalau tidak mampu lebih baik katakan terlebih dahulu. Sebab tanggung jawab itu akan menyiksa jiwa dan raga apabila tidak mampu melakukannya.
Artikel ini hanya tidak merujuk pada buku ataupun lainnya. Artikel ini hanyalah sebuah unek-unek pribadi yang pernah ngalamin hal semacam ini. Jadi apabila ada kesalahan dari artikel ini saya mohon maaf.