Pribadi
Beach Boy
Halo....., dah lama nih nggak posting lagi. Maklum sibuk dengan acara kuliahnya. Hehehe padahal pulangnya awal melulu.
Ini tanggal berapa ya??, hum.... kebiasaan buruk nggak bisa mengingat tanggal…
Halo....., dah lama nih nggak posting lagi. Maklum sibuk dengan acara kuliahnya. Hehehe padahal pulangnya awal melulu.
Ini tanggal berapa ya??, hum.... kebiasaan buruk nggak bisa mengingat tanggal bener kecuali pas gajian, hahaha. Maklum orang tuiiiirrr (tua).
Oh ya, hari ini mumpung lagi ada sela waktu, aku mau menceritakan sedikit tentang 'Beach Boys'. Ini bukan Beach boys group band ataupun drama lhoo..... Ini tentang perasaanku yang selalu rindu akan laut.
Inilah dia asal mula mengapa aku seperti ini.
Waktu itu kira kira aku masih berusia sekitar 5 tahun. Mbakku berencana mengajakku ke pantai Pasir Kencana. Kalau untuk anak seusia itu pasti akan bilang "WAAW" karena belum pernah sebelumnya melihat hal seperti itu. Sampai disana aku merasa "WAW" seperti yang barusan aku bilang tadi. Perasaan kagum akan keindahan alam ditambah dengan keramaian orang orang bernain air ataupun bermain pasir. Yang jelas nggk ada yang berjemuran kayak di filem filem barat ntu, yang pake bikini dan segala macem. Untuk anak seusia itu pastinya ingin langsung maenan air kan?
Ini juga sama denganku yang langsung merespon ingin bermain air. Tapi...... berbeda dengan kebanyakan anak-anak seusiaku dulu. Aku nggak boleh maenan air. Dalam hati berkata "Kejeme Daaan". Hehehehe..
Ya disana jadinya Q cuman mellihat lihat aja nggak pernah bermain air.
Setelah puas aku diajak pulang sama mbakku. Maklum mbakku bentar lagi mau kerja. Sampai di rumah, ku langsung bercerita tentang suasana disana. Berarti masih bisa dikatakan golongan anak yang wajar yach??, hehehe....
Keesokan harinya, waktu bangun dari tidur, klo ndak salah aku bangun sekitar jam tujuh pagi. Maklum lupa hehehe. Tanpa ada angin atau ada gerangan apa, ku langsung pergi ke pantai tanpa pamit kepada Ibu.
Wew gilaaa, aku jaman segitu dah langsung mulai keliatan nakal, spertinya kayak kesurupan laut nih, hehehe.
Bayangkan ya, jarak antara rumahku dengan pantai Pasir Kencana Pekalongan itu sekitar 5-7 Kilometer. Untuk anak seusia itu berjalan kaki, sendiri lagi tanpa ada yang memantau atau mendampinginya. Untungnya juga waktu jaman dulu nggak ada kasus penculikan, jadi masih bisa pulang.
Aku berjalan kaki sampai disana membutuhkan setidaknya stengah jam lebih untuk sampai ke pantai. Saat sampai di pantai aku langsung berlari menuju ke air laut, tpi ada seseorang yang mencegahku, katanya si nggk boleh maenan air. Untuk perkataan jelasnya aku sudah nggak bisa mengingat lagi, harap dimaklumi yaa....
Entah siapa dia dan bagaimana dia berkata demikian trus dia pergi meninggalkanku sendirian. Malahan sebelumnya aku berbincang bincang, ditanyai namanya, trus rumahnya mana dan sama siapa aku ke situ.
Karena masih polos, ya ku jawab apa adanya.
Kata orang itu aku dikatakan hebat bisa ke sini berjalan kaki sendiri lagi. Otomatis aku tersenyum mengembang dipuji orang hahaha. Padahal si itu bukan pujian tpi sindiran ataupun teguran biar tidak nakal heehe.
Dan bener saja waktu itu setelah ditinggal orang itu pergi, ada sirine mobil polisi. Merasa takut aku langsung berlari dan menuju pulang ke rumah.
Di rumah orangtuaku cemas. Dia bertanya kemana aku pergi, aku bilang saja terus terang. Trus aku dipeluk dan dibilangin untuk tidak pergi ke pantai sendirian lagi.
Oh ya waktu ada sirine mobil polisi itu, diisukan pada waktu itu ada anak yang tenggelam di pantai. Itu seingatku lho, soalnya Q langsung pergi dari TKP.
Bayangkan bila waktu itu aku ikut mainan air, mungkin bisa bahaya, mungkin aku tidak seperti sekarang ini.
Setelah beberapa tahun tidak pernah ke pantai akhirnya Q kembali lewat sana, kali ini nggak sendirian dan ditemani temen kampung. Berangkat dengan gembira, pulangnya tersiksa karena Dihajar ibu gara-gara nggak pamitan hehehe.... Maklum waktu itu aku dah usia 9 menuju 10 tahun.
Dan setelah kejadian Tsunami di Aceh, aku akhirnya tidak pernah berani ke pantai. Tpi setiap saat pasti ada perasaan ingin pergi ke tempat itu. Entah kenapa, rasanya biasa tpi menusuk tajam. Bahkan di dalam mimpi pun aku berada di pantai, tpi kala mimpi itu selalu mimpi buruk, menjadi tambah ragu untuk kesana.
Tahun demi tahun berganti hingga aku menjadi seusia ini. Udah tidak ada rasa takut lagi, malahan semakin rindu tiap hari. Perasan aneh karena selalu ingin ke tempat itu. Trus saat disana merasa nyaman sekali walaupun hanya dengan memandang.
Mungkin perasaan ini aku seperti menjadi seorang Beach Boy...